Coklat
Jepang berasal dari Indonesia?
Halo guys di bahasan kali ini akan membahas mengenai hal
yang cukup menarik nih..
Kalian pasti pernah merasakan snack – snack asal Jepang
seperti Pocky, Meiji, Chokobi, Glico Ice Cream, Apollo dan masih banyak lagi. Kebanyakan
makanan ringan diatas terdiri dari bahan utama yaitu coklat. Di Jepang sendiri
coklat memang tidak terlalu populer sebagai makanan utama bagi masyarakatnya
kayak orang orang Barat sana, tapi jangan salah guys! Sekarang banyak
masyarakat Jepang yang mulai mengkonsumsi berbagai olahan dan varian coklat loh
itu kenapa permintaan coklat di Jepang semakin meningkat.
Coklat identik dengan rasa manis dan pahit yang dipadukan
menjadi satu rasa yang khas. Hmm... bayanginnya aja udah bikin ngiler ya? Untuk
para pecinta coklat mereka rela berkeliling dunia dan mengeluarkan kocek yang
dalam untuk membeli coklat yang mereka suka. Nah! Kalian tau gak sih bahan
dasar coklat itu apa? Susu? Gula? Kacang? Ehmm.. ga salah kok tapi tentu saja
bahan dasar nya adalah KAKAO , apasih itu kakao? Kakao adalah tanaman yang
berasal dari benua Amerika dan berbuah yang biji nya diambil untuk menjadi
bahan dasar dari coklat melalui proses fermentasi dan pengeringan.
Setelah paham darimana asal coklat sekarang di negara kita
Indonesia ini ada gak sih pohon kakao? Menurut badan pusat statistik Indonesia merupakan
salah satu komoditi ekspor Indonesia loh
Dan bahkan menurut data International Trade Center Indonesia
merupakan negara pengekspor Biji Kakao di peringkat ke-3 dunia setelah negara
Pantai Gading dan Ghana adalah Indonesia. Wah keren ya guys? Tapi kalian tahu
gak sih masih banyak negara - negara yang meragukan kualitas kakao Indonesia
termasuk Jepang padahal nih kakao Indonesia tidak kalah dengan yang lain jika dilakukan
fermentasi yang baik dan juga kakao Indonesia mempunyai keunggulan yang tidak
mudah meleleh jadi cocok buat dijadikan untuk blending (Campuran). Balik lagi mengenai Kakao Indonesia , Indonesia
mengekspor kakao dalam bentuk biji saja guys tapi dari bentuk olahan lain
seperti bubuk kakao dan minyak kakao. Di Jepang sendiri Indonesia berdasarkan
data dari Indonesia Trade Center, pada tahun 2008-2011 berada pada peringkat ke 9 sebagai pengekspor
biji kakao untuk Jepang. Dan bisa dilihat tabel dibawah ini merupakan statistik
ekspor Indonesia ke Jepang.
Ekspor Biji Kakao
Indonesia ke Jepang tahun 2011-2015
Tahun
|
Nilai (000 US$)
|
2011
|
416.435
|
2012
|
155.017
|
2013
|
560.139
|
2014
|
640.960
|
2015
|
34.803
|
Jumlah
|
1.807.354
|
Sumber:
Badan Pusat Statistik
Dalam perjalanannya pasti ada banyak kendala yang dihadapi
pemerintah Indonesia guys, namanya juga jualan pasti ada aja kan masalahnya? Ya,
begitu juga yang dialami Indonesia dari tahun ke tahun neraca perdagangannya
masih gak stabil dan terlihat naik turun bahkan sampai defisit di tahun 2015. Banyak
sekali kendalanya antara lain mengenai kebijakan – kebijakan mengenai pangan
dari kedua negara yang membuat sulitnya kerjasama ini berjalan dengan lancar. Tetapi
tenang aja guys pemerintah kita gak mungkin tinggal diam melalui berbagai institusi
seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian
Pertanian dan berbagai macam pihak yang terkait akan mengupayakn produk
Indonesia akan selalu dapat bersaing di pasaran global. Dalam hal Kakao ini
asal kita tahu aja guys banyak produk kakao yang berasal dari berbagai wilayah
Indonesia yang berhasil menembus pasar Jepang nih, mau lihat buktinya?
Bukan hanya itu loh! Ada fakta menarik mengenai produk
coklat dari jepang nih..
Yaitu merk coklat premium asal
Jepang bernama “Dari K“ seorang pemuda asal Jepang bernama Keichi Yoshino pada
tahun 2011 mendirikan perusahaan coklat di Kyoto, Jepang. Lulusan Oxford dan
Kyoto University ini sangat berjasa terhadap para petani kakao Indonesia khusus
di Polewali, Sulawesi Barat. Karena 100% bahan dasar coklatnya yaitu biji kokoa
berasal dari daerah tersebut dan mendidik para petani mengenai pengetahuan
kakao dan coklat olahan bahkan sekarang warga sekitar bisa menikmati hasil
olahan kakaoyaitu Coklat yang tadinya hanya menjual biji kakao mentahnya saja. Dengan
filosofi perusahaannya yaitu “Mengubah dunia dengan kokoa dari Sulawesi” karena
benua sulawesi yang terlihat seperti huruf K. Menarik bukan?
Ya dari hal diatas bisa kita lihat guys betapa pentingnya
suatu kerjasama negara dalam memasarkan produk – produk asal negaranya masing –
masing. Indonesia dengan berbagai macam kekayaan alamnya haruslah bisa menjadi
Negara yang dapat bersaing dalam pasar global, dengan Jepang sendiri sudah
banyak perjanjian kerjasama antar negara ini untuk mendorong berbagai produk
Indonesia bisa memasuki pasar Jepang itu sendiri. Lalu bagaimana tindakan kita
untuk menanggapi hal tersebut?
”Anything is good if it's made by chocolate” – Jo Brand –
References :
Lestari, N. A.
(2017). Kerjasama Indonesia-Jepang Dalam Sektor Agribisnis. Journal Online
Mahasiswa FISIP, 1-12.
Market Brief Cocoa
Paste, http://itpc.or.jp/wpcontent/uploads/2012/09/M
B-ITPC-Osaka-CocoaPaste-.pdf



Komentar
Posting Komentar